NOTES
Sebuah catatan kecil dari seorang anak perempuan kelahiran tahun 90-an tentang dongeng hidupnya.
Jumat, 25 Desember 2020
MUNGKIN
Rabu, 10 Juli 2019
HUJAN
Kemarau yang telah lama menjajah
Minggu, 23 Juni 2019
Perihal Kisah Cintaku
On june, 3th 2019
22.06 WIB
Perihal hati, aku yg paling tersakiti.
Karena kita sama sama mencintai.
Kamu mencintainya dan aku mencintaimu.
Perihal rasa, aku yg paling mengerti.
Ku pahami kamu dengan dia, dan aku dengan diriku sendiri mencoba berdamai dengan hati.
Perihal pilihan, kurasa aku telah salah pada Tuhan.
Kudahului takdirnya.
Harusnya aku tak apa masih berharap pada mu kan?
Harusnya tak apa aku masih mencintaimu kan?
Kamu tahu?
Tuhan tidak menyukai mereka yg mendahului takdirnya?
Kurasa kamu tahu itu.
Jadi tak apa bila harapan ini masih ada.
Ku yakini bila Tuhan berkehendak kamu membalas cinta ku, dia yg kamu cintai bisa berbuat apa?
Berfikir lah kalau aku egois pada rasa ku.
Ya.
Tak apa.
Anggap saja begitu.
Dan bukan hanya itu.
Semua nya adalah nyata.
Nyata masih mencintaimu dan nyata masih berharap pada mu.
Kuharap kamu mengerti.
Tidak.
Bukan harapan.
Tapi kamu harus mengerti.
Aku mencintaimu.
Terlalu.
Mencintaimu.
Kamis, 15 November 2018
DREAMS
Rabu, 22 Agustus 2018
BULAN YANG MENYEMBUNYIKAN SINARNYA
Rabu, 04 Juli 2018
AKU MENUNGGUMU DI BATAS WAKTU
Matahari pagi ini seakan tahu kegundahan hati. Sinarnya yang tersembunyi sama seperti rasa ini. Rasa yang tak pernah mampu tuk ku ungkapkan. Hari ini, pagi ini seseorang datang bertumbuk pandang dengan ku. Seseorang dari masa lalu. Dia masih sama seperti setahun lalu. Masih saja manis dan masih saja mampu membuatku jatuh berkali kali. Jatuh cinta maksud ku. Debar di dada ku membuat ku kikuk tak mampu mengucap sepatah kata pun. Ingin ku tersenyum, tapi bibir ini seolah keras mengeras seperti layaknya batu. Entah apa gerangan. Mungkin saja manis wajahnya menyihir ku menjadi seperti ini. Layaknya patung yang terbuat dari manusia. Pertemuan kita seakan hanya ilusi , yang nyatanya hanya karena secangkir teh yang dipesan lewat bibi ku. Meja 6 di sudut ruangan. Meja favorit ku bermadu kasih dengan buku buku biologi dan matematika. Pelajaran favorit ku. Meja itu pula yang dia tempati saat ini. Pekatnya teh menggambarkan lekatnya pandangan kami bertemu. Bukan maunya begitu. Tapi seolah tak percaya bahwa yang ku lihat adalah dia. Memang hati sudah tahu sama tahu hingga tak sengaja anggukan antara kita nyaris bersamaan.
Layaknya matahari yang pagi ini menyembunyikan sinarnya dengan rapi dan menutupnya rapat rapat. Bukan nya tak ingin katanya, tapi awan juga membutuhkan sinarnya. Tak apa bila bumi sesekali menunggu sinarnya. Seperti itulah raut di wajah manis mu. Aku tahu banyak sekali yang ingin di ungkapkan namun tak mampu terucapkan. Detik berlalu, tidak. Menit pun berlalu begitu cepat seolah jarum jam berlari kencang. Hingga waktu berlalu begitu cepat. Namun tak sepatah kata pun terucap antara kita bahkan sekedar bertanya oh hello saja pun tidak. Gelagat nya dan gelagat ku pagi itu mengundang gelak tawa ku saat ini. Saat ku tulis cerita ini. Bahkan burung saja enggan untuk berkicau.
Waktu pun berlalu, hari berganti bulan, bulan berganti tahun, sejak saat itu tak pernah lagi ku temui sosoknya. Terdengar kabar dia sudah memiliki pengganti ku. Hancur sudah. Dia yang selalu ku sebut dalam doa. Mungkin Tuhan berkata lain. Cukup dengan kekaguman yang hanya Tuhan dan aku sendiri yang tahu. Begitu pula dengan ku. Aku juga sama. Sama sama memiliki pengganti.
Kini aku duduk di kelas XII semester 2, lebih tepatnya kelas XII IPA 1, kelas terfavorit dan satu satunya kelas unggul pada zamannya. Aku dan dia memang tidak belajar di sekolah yang sama. Ini sesuai dengan pilihan kami masing masing. Ini juga menjadi salah satu alasan kandasnya hubungan kami dua setengah tahun lalu. Hubungan yang menyisakan rindu dan pilu. Tapi tidak untuk beberapa waktu, karena aku juga sudah memiliki pujaan hati. Enggan untukku menyebutkan kan namanya karena saat aku menulis ini maksudku saat ini dia sudah menikah. Dia menikah tahun 2017 lalu, tepatnya bulan Desember. Sudah tentu dia menikah dengan kekasih nya setelah putus dari ku. Hubungan ku dengannya tidak berlangsung lama. 7 kali bulan berkeliling mengelilingi bumi adalah lamanya waktu ku bersamanya. Tak lama memang. Tak banyak juga yang bisa dikenang.
Tibalah di akhir semester, gencar gencar nya guru memburu siswa untuk di paksa belajar. Katanya persiapan Ujian Nasional. TO pertama ku jujur nilai ku anjlok. Tidak ada satupun mata pelajaran yang tertulis lulus didepan namaku. Tepat diwaktu itu pula sekolah mengadakan lomba. Disana jua lah aku bertemu kembali dengan nya. Dengan dia laki laki masa lalu yang manis. Dia adalah salah satu dari sekian banyak utusan dari sekolahnya yang ikut memeriahkan perlombaan hari itu di sekolah ku. Saat itu Aku tahu dia memberanikan diri untuk mengajakku pulang bersama. Kebetulan hari itu juga belajar diliburkan. yang ku tahu dia masih bersama kekasihnya dan aku sudah tidak lagi bersama kekasih ku. Kekasih yang entah bagaimana bisa pergi dan menghilang begitu saja (sudah ku jelaskan kini dia sudah menikahi kekasihnya yang baru)
Sore yang cerah, seakan langit tahu akan hati ku. Saat itu juga aku kembali jatuh padanya. Jatuh cinta maksud ku.
Entah apa yang dimilikinya yang membuat aku gila padanya. Chatting pun dimulai. Kisah cinta dua setengah tahun silam pun terulang, terkenang. Katanya ada rindu yang masih tersisa dan ada kenangan yang mengintai.
Tepat pada 20 Maret 2014 kami kembali bersama. Bersama sama mengakui perasaan kami yang lama tertunda. Lama sekali saking lamanya susah move on. 🙄
Penantian ku di batas waktu tak pernah sia sia. Kamu yang kutunggu. Malaikat manis yang dikirim Tuhan untuk ku.
Minggu, 02 April 2017
Kamu
Hy semua. Lama gak cerita ya. Lama gak muncul juga. Akhir2 ini jarang free sih, terlalu banyak tugas untuk masa depan. Ingin melupakan seminggu saja. Tapi yah you know lah. Kuliah kalau gak ada tugas ya gak zeru. Dan tanggungjawab di organisasi juga sebentar lagi berakhir. Ini blog ajang curhat atau apa lah yg jelas belajar nulis dari sini. Hehehee
Gak ada salah nya kan menulis dimana saja. Tentang apa saja. Asal gak ngerendahin sesama.
By the way, hari ini ada lah kajian pengurus himabio fkip ur yang ke dua. You are my lovely di satu tahun kepengurusan ini. Kepengurusan yang agak2 lah ya. Yang di pimpin oleh irfan. Cerita sedikit tentang irfan. Mm gak banyak basa basi sih, langsung ke inti nya. Pernah sekali lihat dia marah. Serem sih. Eh. Serem banget malah. Apa sih yun? Entah lah. Peduli apa. Hahaha... big thanks buat bupati tercinta tersayang atas kebersamaan satu tahun kepengurusan nya. Di periode ini juga ada seseorang yang menurut ku gak pernah salah dalam perhitungan, selalu tepat, cepat dan akurat. Bendum tercinta tersayang, Putri novi ani sinaga. Terimakasih ya atas marah2an nya, bentak2an nya. Meskipun saling bentak sih. But, itu yg membuat kita dekat dan terlihat kompak an. Ya gak sih put? Terimakasih lagi atas pengalaman dan pelajaran bersama satu tahun ini. Love you. Untuk para kadiv tersayang yolanda sheliana kadiv kestari yang agak2 nya sering jadi bahan bullyan. Ranika ruslima kadiv pendidikan yang selalu muncul dengan ide2 kreatif nya dalam mendesign mading himabio, suria mutaqin kadiv PSDM yang selalu kami panggil kiting or suria sukiting, annajmu sasna junaidi, susah ya ngetik namanya, samalah baca nya juga susah, kapan diet an?? Hahaa pak kadiv MINBA. Rizky ma'ruf kadiv SOSMAS, no comment. Nanti dia komentar balik. Hahahaa ya deh, dia ketua PRB 2017 yang sekretaris nya mardatilla itu. Hari arasyid kadiv LH, my pendekar, my my lah. Hahaha and yang terakhir ini adalah my inspiration. Motivator di biologi siapa lagi kalau bukan kadiv kerohanian desi puspita sari. Big thanks to you all. Yah satu lagi ada 6 biro yang belum di kenalkan biro sosial, humas, olahraga, seni, danus dan konservasi . Mereka adalah punggung2 yang selalu bersedia siap dengan segala apa pun rintangan di himabio, dea yennisa my best friend and my best partner and then juga salah satu anggota nya si ketua PRB 2017 itu, bekerjasama dengan icak pus atau annisa pusvita sari. Sari rahmawati and dia punya patner adalah solihin atau coli. Ya col???? . Rafita fariani and teguh juliantani widodo. Untuk yang gak bisa disebut kan satu satu sekdiv dan anggota yg lain. Terimakasih atas kerjasamanya. Love you sampai bila2. Ini bahasa kok campur2 ya, gitu kan pertanyaannya. Jawabannya peduli apa. Wkwkwkkk thanks karena sudah membaca aku punya curahan hati. Hahaaaa
Big thanks to you aku punya pengisi hati. Siapakah dia ??? Ya. Dia sudah pasti. ALLAH SWT pencipta atas segala galanya. And love you buat yg tersirat... 💕

